Kepala SMK N 1 Plupuh Kabupaten Sragen Sutikno, S.Pd, M.Pd mengawali New Normal bagi Guru/Karyawan ASN maupun Non ASN dengan Apel Kesiapan yang dilaksanakan Jum’at, 05 Juni 2020 di halaman sekolah. Tentunya siap dengan protokol kesehatan, sebagai realisasi pencegahan terhadap penyebaran Covid-19 di Sragen khususnya. Disampaikan juga oleh Sutikno, S.Pd, M.Pd bahwa, “Tidak hanya itu, untuk Presensi Kehadiran pun bagi yang GTT dan PTT juga sudah diantisipasi dengan Scan QR Code menggunakan HP Android masing-masing sebagai langkah untuk memutus mata rantai Covid-19. Kalo untuk ASN kan jelas menggunakan Aplikasi Sinaga dari Pemprov Jateng, yang sampai saat ini menggunakan Versi 2.5.1 Finger Online dilengkapi dengan Swaphoto”.

Sejak kemunculan di akhir tahun 2019 kini virus corona masih menyebar hampir di seluruh dunia. Saat ini, sudah ada 213 negara dan wilayah yang terinfeksi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Walaupun beberapa negara sudah mulai pulih dari virus ini, namun sejumlah ahli memprediksi pandemic Covid-19 bisa berlangsung lama. Hal ini berkaitan dengan belum ditemukannya vaksin atau obat untuk Covid-19.

Kebijakan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang telah diterapkan telah mampu menekan laju infeksi Covid-19 di Provinsi Jawa Tengah. Namun di sisi lain juga menyebabkan berbagai aspek kehidupan ikut terdampak. Pandemi Covid-19 telah mengubah tatanan sosial dan ekonomi di seluruh dunia. Pandemi ini telah mengubah cara hidup manusia dari sesuatu yang sebelumnya tidak lumrah dilakukan kini menjadi sebuah kewajaran dan bahkan kewajiban.

Kondisi saat ini memunculkan istilah kondisi normal yang baru dimana masyarakat pada akhirnya harus hidup beradaptasi dengan ancaman virus corona, sebagai upaya mengembalikan aktivitas kehidupan masyarakat dan penyelenggaraan pemerintahan pada kondisi sebelum terjadinya Covid-19, yang disebut dengan “ Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19”.

Penerapan dalam rangka melaksanakan new normal memerlukan sejumlah persiapan dan kriteria teknis serta protokol kesehatan. Untuk itu diperlukan pedoman bagi ASN di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah dalam penerapan hal tersebut untuk menghindari terjadinya peningkatan penyebaran virus Covid-19 di satu sisi dan pemulihan penyelenggaraan kegiatan di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, seluruh satuan pendidikan SMA/SMK/SLB, dan kehidupan masyarakat dalam situasi pandemic Covid-19.

By : K. Muda Triasmoro, S.Kom


ORGANISASI SISWA SMK

#Berbagi Takjil Berkah di Bulan Ramadhan "Satukan Hati, Dengan Berbagi", ...

KEGIATAN PESANTREN R

Pendidikan mempunyai peran yang sangat penting dalam membangun dan mengembangkan ...

UJI KOMPETENSI KEAHL

Berdasarkan Permendikbud Nomor 34 Tahun 2018 tentang Standar Nasional Pendidikan ...

SMK N 1 PLUPUH DUTA

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Jawa ...

KURSUS MAHIR DASAR [

Kegiatan Kursus Mahir Dasar [KMD] Pembina Golongan Penegak Tahun 2020 ...

DUTA SMK N 1 PLUPUH

Penguatan pendidikan vokasi terus dilakukan meski di tengah tantangan pandemi ...

SMK N 1 PLUPUH PERIN

Hari Guru Nasional (HGN) diperingati setiap tanggal 25 November 2020.  ...

PKKS SMK N 1 PLUPUH

Penilaian kinerja pendidik dan tenaga kependidikan merupakan salah satu strategi ...

CAP TIGA JARI DIATUR

Proses cap tiga jari pada dokumen ijazah kali ini terasa ...

SENAM AEROBIK TIAP H

Hati yang senang itu kunci utama kesembuhan dan menghindari penularan. ...